Kabupaten Madiun

Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro di utara, Kabupaten Nganjuk di timur, Kabupaten Ponorogo di selatan; Kota Madiun, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ngawi di barat. Ibukota kabupaten ini terletak di Kecamatan Mejayan, akan tetapi sebagian pusat permerintahan berada di wilayah Caruban, yang masih bagian dari Kecamatan Kejayan.

Bagian utara Madiun merupakan daerah perbukitan, yang merupakan rangkaian dari pegunungan Kendeng, sedangkan bagian tenggara berupa pegunungan, kompleks dari Gunung Wilis-Gunung Liman. Di bagian tengah adalah dataran tinggi dan bergelombang. Dari semua tipografi itu, tidak salah kalau Kabupaten Madiun memiliki suhu yang sejuk dan nyaman untuk dikunjungi.

Sebagai daerah yang dekat dengan Solo, Jawa Tengah, mayoritas penduduk menggunakan bahasa Jawa dengan dialek Madiun atau dialek Mataraman yang condong ke logat Solo.

Sebagian besar potensi dalam perkembangan ekonomi di dapat dari pertanian padi, palawija, kako, kopi, mangga, durian, rambutan dan produk hutan seperti kayu jati.

Selain dari potensi pertanian, dari sektor pariwisata tentu saja memberikan kontribusi yang berarti karena Madiun memiliki beberapa tempat wisata yang layak untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Gunung Liman, yang merupakan puncak tertinggi di pegunungan Wilis. Selain itu, Madiun juga terkenal dengan makanan tradisionalnya, yaitu pecel Madiun dan brem.

Latest News

The Historical City Of Madiun

Madiun Madiun regency, is the western town on East Java before entering Central Java. Madiun is surrounded by famous mountains like Wilis Mountain to the East, Kapur Selatan range to the south and Lawu mountain to the West. Madiun also noted as a significant city from the Indonesian History because there of the uprising of Communist Party of Indonesia [G 30 S PKI] which was had thousands of death. At early begin, Madiun was under the territory of Sultanate of Mataram. On Madiun history, noted that Madiun was a strategic…





Hotel Deals of the Day
Interesting Links